RASTAFARA ISLANDS

Minggu, 15 Januari 2012

SIM

Aku iseng nanya-nanya gak jelas pada beberapa dibeberapa keramaian. Yang kutanya hanya seputar kegunaan SIM (Surat Ijin Mengemudi) atau bahasa sononya Driving License. Beberapa orang memiliki SIM yang berbeda-beda. SIM A untuk mobil, SIM C untuk roda dua (Motor), SIM B untuk roda diatas 4 (truk dll). Kemudian kalau untuk bajaj, pakah ada SIMnya? Ditempatku gak ada Bajaj nih.

Pertama yang berhasil aku interogasi adalah tukang ojek di sekitar pasar, namanya Pak Ari
Aku : pak, sampeyan punya SIM itu sebenarnya untuk apa?
Pak Ari : ya biar gak kena semprit polisi tho mas!

Kemudian ada Bu Fitri, pedagang sayur-mayur yang menggunakan motor.
Aku : buat apa bu sebenarnya SIM itu buat anda?
Bu fitri : ya biar gak ditilang polisi tho mas.

Ada juga sopir angkot yang berhasil “kusergap”
Aku : buat apa tho pak SIM itu?
Pak Budi : ya biar aman Mas
Aku : lho, aman dari kecelakaan gitu tha pak?
Pk Budi : ya aman dari polisi mas.

Walah, ternyata semua jawaban berujung pada ketakutan polisi. Jadi selama ini, dari beberapa orang diatas, punya SIM itu untuk menghindari polisi. Freak.
SIM itu merupakan syarat wajib bila kita mengendarai kendaraan bermotor. Karena jalan raya milik publik, maka dibuatlah peraturan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, salah satunya harus memiliki SIM. Dan aku heran ketika banyak anak yang berseragam biru putih alias esempe yang sudah memiliki SIM. Padahal udah jelas, syarat utama untuk memiliki SIM adalah harus memiliki KTP, minimal usia 17 tahun lah. Nah, kalau murid-murid esempe tadi? Ya bisa saja sih, kalau anak esempe itu tidak naik kelas 10 kali.
Namun, dari kacamataku, pihak yang mengurus lisensi ini sudah mengalami kemajuan yakni mempertegas aturan yang telah ada. Jika memang usia belum 17 tahun dan belum memiliki KTP, maka dia belum berhak memiliki SIM. Bukan hanya itu, jika kesahatan seperti mata, jantung, asma, harus ada keterangan dokter yang lebih lanjut.
Aku rasa memang masih ada yang kurang dari SIM ini. Seperti kata banyak orang, di dalam SIM seharusnya disebutkan golongan darah si pemilik SIM. Nanti, bila kemungkinan buruk terjadi, dapat dengan cepat ditangani dengan tepat.
Jadi, aku menghimbau buat sodara-sodara, kalau memang usia anda sudah 17 tahun ke atas, maka segeralah mengurus SIM. Jangan karena takut pada polisi, takutlah pada jalan yang semakin ganas.

21 komentar:

Sukadi 15 Januari 2012 22:31  

Banyak pemahaman yang keliru, kalau misalnya SIM hanya takut pada polisi, mungkin itu perlu diluruskan, karena sebenarnya itu juga kebutuhan. Belum lagi, kalau penggunaan helm, kaca spion, dan kelengkapan lainnya juga dengan alasan takut pada polisi juga.. semua demi keamanan dan kenyamanan menurut saya.
Tapi, kalau membuat SIM, mbok jangan terlalu ribet proses dan syaratnya hehe..

Fajar 16 Januari 2012 07:24  

karena takut ama pak polisi.. maka dalam pembuatan sim kadang dengan konsep "wani piro' he.he.he..

manusiahero 16 Januari 2012 08:45  

Klo Sim buat dapat uang bisa gak ya hehe...

semangat pagi sahabat lama tak bersua :)

Naya Elbetawi 16 Januari 2012 09:28  

klo kaga punya kendaraan, kaga kudu punye SIM kan ye :) hehhe

Ely Meyer 16 Januari 2012 13:25  

bikin SIM di sana lebih gampang dr di sini ya :)

Cerita Tugu 16 Januari 2012 20:06  

SIM itu sebagai syarat mutlak pada seseorang untuk mengendarai kendaraan dijalan

lagibelajaraja 16 Januari 2012 21:36  

surat izin mengemudi itu sim

Gaphe 16 Januari 2012 21:44  

yaitulah kalo bikin SIM tujuannya nggak bener.. jadi repot sendiri dan kadang melakukan banyak cara buat dapetin SIM dengan mudah..

kalo dulu saya bikin SIM soalnya buat meringankan beban orang tua... biar nggak nganterin sekolah lagi!

eha 17 Januari 2012 10:25  

Senyum2 baca yg ini ..., "Ya bisa saja sih, kalau anak esempe itu tidak naik kelas 10 kali." Hahaha ... bisa aja ....

rezKY p-RA-tama 17 Januari 2012 18:48  

aq dl y smp kls 3 uda punya sim mase,,wkkwkwwwk

TUKANG CoLoNG 17 Januari 2012 20:24  

SM itu kayak label Halal dari MUI di makanan :))

al kahfi 17 Januari 2012 22:16  

didaerah kami bahkan anak sd boleh bawa motor ke sekolah dan para ortu yagn mengajari langsung...ntah bagaimana nasib anak bangsa ini,belum bisa bertanggung jawab sudah diberi kebebasan.....:(

Zippy 17 Januari 2012 22:24  

Biasalah mas bro, ada kan SIM tembak :D
Kalo saya sih buat SIM karena emang udah peraturannya dan..yup, takut kena tilang juga, wkwkwkkw... :))

attayaya-warisan 18 Januari 2012 10:45  

iya neeeeh
org2 pada takut ma polisi daripada yg laen
aaah polisi

Sang Cerpenis bercerita 18 Januari 2012 11:36  

sim itu surat ijin malak..malak orang yg gak bawa sim.

vie_three 18 Januari 2012 21:47  

SIM ya, aku sampe sekarang belum punya SIM. Bukan karena gak takut sama polisi siy, atau karena hal lainnya. Cuma karena gak ada waktu buat bikin #ngeles.... hehehehe

ambil cuti dikantorku ribet siy, jadinya malas lama-lama jadi akut malasnya trus gak bikin SIM sampe sekarang.

Anak Rantau 22 Januari 2012 15:49  

simku malah sudah mati.
Ektp juga belum jadi, wah berabe nih :)

soewoeng 29 Januari 2012 15:46  

sekarang harus ujian praktek dan tanpa sogokan...bravoooo

Fauzi 31 Januari 2012 11:36  

Tur dek endi saiki jik pancet dek malang tah???

Toko Online 2 Februari 2012 11:10  

Tur nandi ae gak mbales komen

info obat alami 18 Februari 2012 14:37  

wah,,makanya kalo bkin cma nembak doank,,ga lwat ujian

Poskan Komentar

silahkan dech cuap-cuap apa saja
hehehehehe

  © Music RASTA code by ourblogtemplates.com n edited byhaqieART @2009

Back to TOP