BBM (Benar-Benar Membingungkan)
Abdi DPR telah menyetujui usulan dari Abdi Dalem tentang RAPBN-P 2013. Dengan demikian, harga BBM (Benar-Benar Membingungkan) dipastikan akan naik. Serta, BLSM (Bantuan Langsung Sedikit Menyengsarakan) juga digolkan. Hasil tersebut didapat setelah para Abdi DPR melakukan rapat dan voting didalam gedung yang entah bentuknya mirip apa itu. Meski terjadi demo masak disana-sini, abdi dalem dan DPR tak bergeming untuk memuluskan RAPBN-P 2013. Pemicu dari dilakukannya perubahan anggaran rumah tangga negara ini adalah melonjaknya harga minyak dunia (kok kita ikutan repot sih?) serta terkoreksinya kurs mata uang sen. Dari voting yang dilakukan, 388 suara menyatakan mendukung usulan dari Abdi Dalem sementara 181 lainnya menolak. Diantara yang menolak tersebut berpandangan, tidak seharusnya para abdi menaikkan harga BBM bersubsidi dan menggantinya dengan BLSM. Pasalnya, pemberian bantuan tersebut hanya akan mengajarkan rakyat jelata semakin ingin disebut jelata. Juga, bantuan tersebut dinilai tidak tepat dan rawan penyalahgunaan. Ada baiknya, pemberian bantuan lebih dititik beratkan pada infrastruktur. Seperti bantuan kredit perumahan rakyat, atau bantuan kredit untuk pelaku usaha kecil (UKM). Ironis memang. Namun, kita sebagai jelata hanya bisa manggut-manggut karena tidak bisa memahami kemana dan mau dibagaimanakan BBM ini. Apabila memang jadi naik dalam waktu dekat, justru akan memberatkan. Apalagi, saat ini adalah musim pergantian ajaran baru. Yang mana, banyak jelata yang ramai-ramai memadatkan pegadaian hanya ingin melihat anaknya sekolah. Belum lagi, momen bulan Ramadhan yang akan segera tiba. Wow, bagaimana ini? Namun, sebagian besar jelata lain juga mendukung kebijakan naiknya BBM. Pasalnya, mereka juga sakit hati kalau BBM yang katanya disubsidi itu turut dinikmati mobil-mobil mewah, apalagi plat merah.
Baca Selanjutnya
